Nah, satelah si "Aquarius" ini resign, mulailah... Segudang drama dimulai...
Singkat cerita, masih di tahun yang sama, tahun 2011, pekerjaan yang tadinya Ia bangga-banggakan pun harus ditinggal hanya jadi kenangan. Desember 2011, itu adalah bulan terakhirnya, di perusahaan besar itu.
Berbeda dengan saya. Seperti yang saya sudah tuliskan di postingan ini, akibat segudang drama ini, bukannya saya keluar dari Kingpin, karena probation saya tidak dilulusi oleh Manager saya, malahan pada Mei 2011, saya "naik" pangkat, menjadi satu-satunya Social Media Marketing di sana, dengan disupervisi langsung oleh Pak Martin, salah satu owner Kingpin saat itu. Dan profesi Social Media Marketing malahan lebih pas dengan jurusan kuliah saya, Public Relations, sedangkan sebelumnya saya adalah Junior Editor salah satu majalah di sana. Menjadi jurnalis atau editor masih nyambung juga dengan jurusan PR. Hanya saja Social Media Marketing, lebih pas lagi.
Dan dari drama itu juga, yang menyebabkan Ia harus "pergi" dari perusahaan besar tersebut, Ia pun menyadari, jati dirinya bukanlah seorang Executive. Ia adalah seorang Seniman.
Bukan hanya menemukan dirinya, tetapi juga sifatnya pun berubah hingga 75%, terutama perihal Sosial & Komunikasi. Jika sebelumnya Ia adalah seorang Anti-Social, namun pada tahun 2012, Ia berubah profesi menjadi seorang Guru Sekolah. Ya, Guru Sekolah.
Sependiam-pendiamnya seseorang, yang namanya jadi guru, jelas mau ngga mau, harus bisa berkomunikasi di depan murid-murid dong? Dan, ya, dari seseorang yang An-Sos dan begitu pendiam, menjadi seorang guru, yang dekat dengan anak-anak dan kepribadiannya pun jadi lebih ceria dibandingkan sebelumnya.
Dan untuk saya sendiri, sampai hari ini, saya sadar, salah satu tujuan kehadiran saya dalam hidup ini adalah untuk menolong orang lain. Dan dengan menolong orang lain, ternyata saya pun ikut tertolong, dan dapat menanam banyak karma baik dalam kehidupan.
Dan memang benar, dalam hati, saya selalu bertekad, apa pun yang terjadi dalam kehidupan saya, salah satu hal yang tidak akan berhenti saya lakukan adalah, berbagi seperti ini, agar perjalanan hidup saya yang sangat panjang dan berliku ini tidak menjadi sia-sia. Saya betul-betul berdoa agar kehadiran saya dalam hidup ini dapat bermakna bagi banyak orang.
No comments:
Post a Comment