Sebelum saya memberikan tips untuk memilih jurusan kuliah, ada pertanyaan yang lebih penting untuk kamu, yang perlu kamu jawab: Apakah kamu benar-benar ingin kuliah? 
Serius, ini pertanyaan yang harus kamu jawab dulu, sebelum akhirnya memilih jurusan kuliah. Karena kenyataannya, memang NGGA SEMUA orang suka sekolah. Saya sudah sering banget mendengar cerita di sekeliling saya, orang-orang yang akhirnya putus kuliah, atau mencoba jurusan ini dan itu, bahkan sampai pindah-pindah kampus, kemudian pada akhirnya, ngga lanjut juga sampai lulus.
Kalau begini kan jatohnya ya sayang banget sudah keluar uang banyak banget, ujung-ujungnya ngga selesai. Dan para "calon mahasiswa-mahasiswa" ini juga, saya rasa tertekan, karena harus kuliah (padahal ngga suka), apalagi kalau sampai harus pindah kampus berkali-kali, sehingga akhirnya jadi merasa "gagal" memenuhi harapan orang tua atau siapa pun itu.
Anyway, don't get me wrong! Saya NGGA bilang pendidikan ngga penting lho ya. No... Tapi pendidikan kan juga luas penerapannya; ngga akademik aja, dan bentuknya banyak, ngga melulu harus didapatkan di bangku kampus. Hari ini, kamu bisa mendapatkan begitu banyak pengetahuan dari mana saja, terutama dari internet. Walaupun memang tentunya jadinya ngga punya gelar akademik.
Tapi, beneran deh, bukannya apa, walaupun saya pribadi, saya suka sekolah dan lulus kuliah, tapi saya bisa ngerti kok, kalau ada di antara teman-teman, yang pada dasarnya ngga terlalu suka sekolah, itu akan jadi beban tersendiri, seperti yang saya tulis di atas.
Kalau "Wajib Sekolah 12 Tahun" kan itu sudah program pemerintah. Plus, kan memang tidak mungkin tidak sekolah sama sekali dong? Jadi pendidikan dari SD sampai SMA, bagaimana pun juga ya harus diambil. Tapi kalau kuliah kan sudah pilihan sendiri tuh. Jadi ya, balik ke pertanyaan paling mendasar; apakah saya benar-benar ingin kuliah?
Sekolah pun sekarang ada pilihan home-schooling kan? Ya, saya tahu home-schooling ngga murah. Kalau home-schooling ngga bisa jadi pilihanmu, buat yang pada dasarnya ngga suka sekolah, tapi perlu ikut program wajib sekolah 12 tahun dong, nah mungkin saran saya, pilih sekolah jangan yang terkenal akademiknya sangat berat 
Saya ingat, dulu pas SMP kelas 2 atau 3 gitu, sempat ada murid baru di tengah-tengah semester, dia seorang atlet tenis nasional untuk tingkat junior, pastinya. Dan sebagai atlet profesional, jadi dia harus latihan terus dan ikut kompetisi ini dan itu, mungkin bisa sampai di luar kota, saya sudah rada lupa. Pokoknya intinya, saking jarangnya dia masuk, saya bahkan lupa namanya siapa sekarang
Bayangin,sudah murid baru di tengah-tengah semester, habis itu, jaranggg bangettt masuk, sampai akhirnya ngga masuk-masuk lagi. Gimana ngga lupa namanya? 

Tapi, sekali lagi, saya NGGA bilang pendidikan akademik ngga penting. Tapi, kenyataannya, ada yang jalan hidupnya begitu. Kenyataannya, memang banyak orang yang "not into academic". Jadi ya, memang ujung-ujungnya, harus sebijak mungkin mengambil keputusan agar mengurangi beban banyak pihak.
No comments:
Post a Comment